Tag

, ,

inilah.com, 03/11/2009 – 17:02
Vina Nurul Iklima

INILAH.COM, Jakarta – Pembentukan Tim Pencari Fakta kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra Hamzah menandakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak percaya lagi kepada Polri. Sehingga, Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendaso Danuri harus diberhentikan.

“Harusnya bukan Susno saja yang diganti, tapi Kapolri juga harus diganti,” kata anggota Fraksi Partai Gerindra DPR Desmond Junaedi Mahesa, dalam diksusi ‘Tentang Pembentukan TPF’ di gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/11).

Dia menganggap pembentukan delapan TPF telah membuat Polri terdegradasi. “Presiden tidak percaya lagi pada polisi,” imbuh anggota Komisi III ini.

Penahanan Chandra dan Bibit sendiri, menurut dia sudah masuk ke ranah politik. Padahal, lanjutnya, Kapolri bisa menangguhkan penahanan Chandra dan Bibit. “Apa susahnya bagi Kapolri menangguhkan penahanan? Nggak perlu bentuk lembaga lembaga lain. Itu kebodohan yang dilakukan dalam negara hukum,” paparnya.

Desmond juga meragukan kinerja TPF yang umumnya terdiri dari orang-orang lama apakah mampu bekerja optimal. “Semua sudah tercampur. Ini bukan cuma masalah hukum, tapi masuk dalam masalah politik. Maka akan sangat sulit,” tandasnya. [ikl/nuz]

Sumber: http://www.inilah.com/news/politik/2009/11/03/176222/gerindra-tpf-tanda-sby-tak-percaya-polri/

Iklan