Tag

, , ,

Rabu, 05 Mei 2010, 14:08:55 WIB
Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Anggota Komisi III Desmon J Mahesa mempertanyakan keabsahan jabatan Jaksa Agung yang saat ini diemban oleh Hendarman Supanji.

Pertanyaan itu mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat Umum antara Komisi III dengan Jaksa Agung di gedung DPR Jakarta (Rabu, 5/5/).

Politisi dari Partai Gerindra ini menjelaskan pada saat pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II pada 20 Oktober 2009 lalu, tidak ada Keputusan Presiden atas pengangkatan Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung.

Desmon beralasan, berdasarkan pasal 22 ayat 1 UU Kejaksaan, jabatan Jaksa Agung melekat pada Presiden. Maka dengan berakhirnya masa jabatan Presiden SBY pada periode pertama, seharusnya masa kerja Hendarman Supandji dengan sendirinya juga sudah berakhir.[zul]

Sumber: http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/05/05/92784/DPR-Pertanyakan-Keabsahan-Hendarman-Sebagai-Jaksa-Agung

——————————————————————————————–

Hendarman Juga Sempat Bertanya-tanya
Rabu, 05 Mei 2010, 14:09:37 WIB
Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Hendarman Supandji mengaku pada awalnya juga sempat bertanya soal legalitasnya sebagai Jaksa Agung.

“Memang saya diangkat merupkaan hak prerogatif presiden melalui SK Presiden tanggal 9 Mei 2007. Kemudian dalam program selanjunya, memang saya tidak diangkat sumpah. Itu juga menjadi pertanyaan saya. Kalau banyak tanya, saya sendiri juga bertanya,” kata Hendarman menjawab pertanyaan anggota Komisi III Desmon J Mahesa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di gedung DPR Jakarta (Rabu, 5/5).

Namun, Hendarman melanjutkan, setelah mendapat penjelasan dari Presiden bahwa dia akan diganti pada Oktober mendatang bersamaan dengan Panglima TNI dan Kapolri, baru dia tidak bertanya-tanya lagi.

“Jadi kita tunggu saja Pak, apakah nanti bulan Oktober saya dilakukan pergantian. Jadi Saya tidak bertanya lagi. Karena ada penjelasan,” imbuhnya. [zul]

Sumber: http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/05/05/92785/Hendarman-Juga-Sempat-Bertanya-tanya

——————————————————————————————–

Hendarman: Saya Sempat Copot Monogram
Rabu, 05 Mei 2010, 14:10:38 WIB
Laporan: Widya Victoria

Jakarta, RMOL. Jaksa Agung Hendarman Supandji sempat melepas monogramnya saat pelantikan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II 20 Oktober tahun lalu. Karena pada saat itu, dia merasa sudah tidak menjadi Jaksa Agung lagi karena sudah habis masa kerja, dan tidak ada Kepres terbaru mengenai pengangkatannya dari Presiden SBY.

“Tapi dalam keprotokoleran, saya diminta motret sama-sama di depen Istana Negara. Lho saya kan sudah nggak. Tapi dijawab harus pasang lagi, karena belum dicopot. Monogram saya pasang lagi di depan Istana sampai berjalan hari ini,” terang Hendarman menjawab pertanyaan anggota Komisi III Desmon J Mahesa dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) di gedung DPR Jakarta (Rabu, 5/5).

Sejak saat itu, sampai saat ini, lanjutnya, dia tetap sebagai Jaksa Agung. Karena Presiden SBY tidak melakukan pergantian.

“Sampai diberhentikan oleh Presdien. Saya tanya juga pada waktu itu pada Pak Menteri Seskab, dia menjawab kamu jalan terus saja. Karena belum dilakukan pergantian oleh Presiden. Apa saya tinggalin, ya saya kosong, siapa yang ngerjaian,” jawabnya saat ditanya sampai kapan masa kerjanya Sebagai Jaksa Agung. [zul]

Sumber: http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/05/05/92786/Hendarman:-Saya-Sempat-Copot-Monogram

Iklan