Tag

, ,

Jumat, 30 April 2010, 06:05:15 WIB

Sekitar 33 anggota DPR menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan Misbakhun, tersangka kasus letter of credit ( LC) fiktif di Bank Century.

Misbakhun ditahan di Mabes Polri sejak Selasa (27/04) dan sampai kemarin penahanannya belum ditangguhkan.

Sejumlah anggota dewan selama ini menilai kasus Misbakhun bernuasa politis. Nuansa itu dirasakan karena pelapor kasus Misbakhun adalah Staf Khusus Presiden Bidang Sosial dan Penangggulangan Bencana Alam, Andi Arif. Nuansa politis juga dirasakan ketika surat izin pemeriksaan dari Presiden prosesnya dinilai sangat cepat. Izin keluar dalam waktu tiga hari.

Salah satu anggota dewan yang menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan, Anggota Fraksi Partai Gerindra Desmond J Mahesa.Desmond ikut menjaminkan diri sebagai bentuk solidaritas sesama anggota dewan.

Meskipun permintaan penangguhan penahanan merupakan hal yang biasa tetapi tidak sedikit yang memaknai negatif aksi tersebut. Aksi tersebut justru dipandang upaya mempolitisir kasus Misbakhun. Tindakan itu bertolak-belakang dengan keinginan anggota dewan sendiri yang ingin kasus itu tidak dipolitisir. Apa tanggapan Desmond atas penilaian tersebut? berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Desmond J Mahesa.

Apa pertimbangan Anda ikut menjaminkan diri untuk penangguhan penahanan Misbakhun? 
Ada tiga alasan. Pertama sebagai bentuk solidaritas terhadap Misbakhun sesama anggota dewan. Kedua kami yakin Misbakhun tidak akan melarikan diri sehingga tidak perlu dilakukan penahanan dan ketiga banyak yang menilai penahanan Misbakhun berbau politis. 

Di sisi mana kasus Misbakhun bernuasa politis? 
Ada beberapa indikasi, diantaranya surat izin pemeriksaan dari Presiden keluar sangat cepat. 

Tuduhan kasus terhadap Misbakhun bergeser, dari semula LC fiktif menjadi pemalsuan surat. Awalnya kasus perdata namun menjadi pidana. Semua itu harus dijawab polisi. Saya juga mempertanyakan apa alasan sehingga harus dilakukan penahanan. Apakah karena ada alasan yang luar biasa. 

Selama ini anggota dewan menolak kasus Misbakhun dipolitisir. 

Tetapi anggota dewan sendiri melakukan tindakan politis dengan meminta penangguhan penahanan secara kolektif… 
Saya kira tindakan aksi solidaritas itu memang tindakan politis tetapi bukan mempolitisir karena permintaan penangguhan penahanan hal yang sah secara hukum. Jika ada seseorang yang ditahan, lalu dengan alasan tertentu ada orang lain meminta penangguhan merupakan tindakan yang sah-sah saja. Karena kebetulan prosedur permintaan penangguhan diperlukan jaminan orang lain, sejumlah anggota dewan yang memiliki rasa solidaritas menjaminkan diri, saya menjadi bagian dari orang-orang itu. 

Bukankah satu atau dua orang cukup untuk memenuhi persyaratan permintaan penangguhan penahanan? 
Kami melakukan bersama-sama sifatnya untuk memperkuat permintaan penangguhan penahanan. 

Ada kesan anggota dewan membela anggota dewan yang terjerat kasus hukum. Bagaimana tanggapan Anda? 
Saya perlu luruskan, kami memberikan jaminan penangguhan bukan untuk membela Misbakhun sebagai tersangka tetapi sebagai bentuk solidaritas sesama anggota dewan. Apalagi kasus Misbakhun sendiri belum jelas. Permintaan penangguhan penahanan bukan hal yang luar biasa. Sebuah ilustrasi, jika ada beberapa orang berteman, lalu salah satu diantaranya terkena kasus hukum lalu dilakukan penahanan. Lalu kemudian, teman-teman yang lain melakukan permintaan penangguhan penahanan itu hal yang biasa-biasa saja. 

Apakah polisi sudah mengabulkan permintaan tersebut? 
Sejauh ini saya belum mendapatkan kabar terakhir. Nanti saya tanyakan ke kuasa hukum Misbakhun. 

Ada yang menduga penahanan terhadap Misbakhun sebagai bentuk serangan balik terhadap para inisiator angket Bank Century. Bagaimana penilaian Anda? 
Kita lihat saja nanti perkembangan selanjutnya. Kalau nanti ada inisiator angket Bank Century mengalami peristiwa serupa dengan Misbakhun, ada Misbakhun-Misbakhun baru, bisa saja dugaan-dugaan tersebut bukan hanya sekedar rumor. 

Apa yang dilakukan para pendukung angket Bank Cen�tury menghadapi serangan politik? 
Saya secara pribadi menilai serangan politik merupakan hal yang biasa dalam dunia politik.

 

Iklan