Tag

, , , , ,

Jum’at, 23 Juli 2010 09:50 wib | Muhammad Saifullah – Okezone

JAKARTA – Komisi III DPR dalam waktu dekat akan membentuk tim kecil guna menelusuri dugaan kriminalisasi terhadap terpidana perkara korupsi sistem administrasi badan hukum (Sisminbakum), Romli Atmasasmita.

Seperti diketahui, dalam pemaparannya kepada Komisi III kemarin, Romli menyatakan bahwa mencuatnya kasus Sisminbakum dipicu karena konflik pribadi antara dirinya dengan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Marwan Effendi.

“Waktu Pak Marwan ingin mencalonkan diri sebagai Ketua KPK, Pak Romli menuduh dia melakukan plagiat desertasi. Dari sinilah kemudian kasus Sisminbakum mencuat,” ujar anggota Komisi III Desmond J Mahesa kepada okezone di Jakarta, Jumat (23/7/2010).

Dugaan adanya rekayasa terhadap kasus Sisminbakum, sambung Desmond, semakin kentara setelah dilakukan kajian mendalam, ternyata tidak ada unsur pidana dalam kasus ini. Begitu pula dengan kerugian negara seperti yang digembor-gemborkan sejumlah pihak.

Ditambah lagi, belakangan mantan Menkum HAM Yusril Ihza Mahendra juga ikut terseret dalam persoalan Sisminbakum. “Persoalannya adalah konflik antara Romli dengan Marwan. Semua semakin gamblang terbaca,” tegasnya.

Bukti-bukti lain seperti adanya surat palsu serta vonis yang ganjil terhadap Romli juga ikut menyumbang adanya nuansa kejanggalan dalam kasus Sisminbakum. Oleh karena itu, tim kecil Komisi III nanti akan menelusuri lebih lanjut paparan awal dari Romli.

“Kita juga mengimbau Kejagung dan pengadilan agar melihat proses ini secara baik. Jangan sampai konflik pribadi ini merugikan kejaksaan, karena dimanfaatkan untuk mengkriminalisasi orang,” tandasnya.

Kriminalisasi juga semakin kentara ketika saat ini oknum di kejaksaan agung mencoba untuk memblow up bahwa tHartono akan kabur. Padahal, Hartono kooperatif memenuhi panggilan kejaksaan.

Informasi bahwa Hartono sempat kabur ke Taiwan tidak benar. Karena sesuai tiket yang ditunjukkan pihak Hartono, dia sudah memesan jauh hari tiket penerbangannya ke Sydney untuk mengunjugi keluarganya. Hartono terbang dengan pesawat Singapore Airlines. Tiket ke Sydney tersebut sudah dipesan jauh-jauh hari oleh Hartono. Dengan dasar itu, pengacara Hartono, membantah isu yang beredar bahwa telah terjadi kebocoran informasi pencekalan.

Pertemuan Hary Tanoesoedibjo dengan Jampidsus Amari juga dipersoalkan. Padahal maksud dari pertemuan itu hanyalah untuk mengklarifikasi argumen kejaksaan tentang adanya kerugian negara yang dituduhkan pada proyek sisminbakum.(ful)
(mbs)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2010/07/23/339/355723/sisminbakum-dipicu-konflik-pribadi-marwan-romli

Iklan