Tag

, , , , ,

Sabtu, 31 Juli 2010 | 17:12 WIB
Desmond J Mahesa:
Tak Aneh Kapolri-Jaksa Agung Berbohong
Penulis: Sandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com – Komisi III DPR akan kembali memanggil Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri dan Jaksa Agung Hendarman Supandji pada pertengahan Agustus mendatang. Pemanggilan itu untuk membahas masalah rekaman pembicaraan terkait kasus dua pimpinan KPK Bibit S Riyanto dan Chandra M Hamzah.

Anggota Komisi III DPR, Desmond J Mahesa, mengatakan, pembahasan itu penting untuk memperjelas polemik mengenai ada tidaknya rekaman pembicaraan antara Ary Muladi dan Deputi Bidang Penindakan KPK, Ade Raharja. Pasalnya, Kapolri dan Jaksa Agung pernah menyebut saat rapat dengar pendapat bahwa rekaman itu ada.

Seperti diberitakan, pihak kejaksaan awal pekan ini memastikan bahwa pihaknya tidak menerima barang bukti rekaman dari penyidik Bareskrim Mabes Polri. Menanggapi hal itu, Desmond mengatakan, “Selama saya di Komisi III, tidak ada sesuatu yang aneh Jaksa Agung berbohong, Kapolri berbohong,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (31/7/2010).

“Contohnya Jaksa Agung berbohong soal kasus Bibit-Chandra pada saat bilang kasus itu buktinya sudah cukup. Seminggu kemudian dikeluarkan SKPP (Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan). Jadi, bagi saya kebohongan ini tidak ada sesuatu yang luar biasa,” kata anggota dari Fraksi Gerindra itu.

Sumber: http://oase.kompas.com/read/2010/07/31/17124235/function.file-get-contents

Iklan