Tag

, , , , ,

29 September 2010

JAKARTA – Mantan anggota DPR Muhammad Tonas menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berusaha melemahkan Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar bisa menutupi kasus Bank Century.

‘’Saya melihat, ada grand design yang dilakukan oleh pemerintah untuk menutupi kasus Bank Century dengan cara melemahkan penegak hukum seperti Kejaksaan Agung dan KPK,’’ katanya di Jakarta, Selasa (28/9).

Menurutnya, pelemahan Kejaksaan Agung bisa dilihat dari mulai pelantikan Hendarman Supandji yang tidak mengenakan pin pada saat pelantikan. ‘’Saat dilantik sebagai Jaksa Agung, Hendarman tak memakai pin sebagaimana menteri lainnya. Presiden telah memperkirakan efeknya,’’ ujar Tonas.

Tonas menyarankan kepada DPR untuk melakukan langkah-langkah cepat dan tegas. ‘’DPR harus tegas dengan memberikan limit waktu kepada KPK, kepolisian, dan kejaksaan untuk menetapkan para tersangka kasus Bank Century.’’

Politikus asal Partai Bulan Bintang ini menyatakan, limit waktu yang ideal itu adalah satu sampai dua bulan atau satu kali masa persidangan. ‘’Kalau tidak bisa dipenuhi, DPR harus menggunakan hak menyatakan pendapatnya,’’ tegas Tonas.

Sejak Lama
Sementara itu, anggota Komisi III DPR, Desmond J Mahesa mengungkapkan bahwa upaya melemahkan penanganan kasus Century sudah terlihat sejak lama. ‘’Memang ada upaya melemahkan kasus ini dari awal. Buktinya, penegak hukum baik Polri, Kejaksaan Agung, dan KPK tidak bisa bekerja sesuai hasil paripurna DPR,’’ ujarnya.

Selain itu, lambannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunjuk calon Kapolri dan Jaksa Agung juga merupakan upaya kompromi yang dilakukan presiden. ‘’Jadi, siapa pun yang menjadi Kapolri dan Jaksa Agung nanti tidak akan mengganggu kepentingan pemerintah terutama dalam kasus yang diduga melibatkan pemerintah,’’ tandas Desmond.

Hal senada juga diungkapkan mantan anggota pansus Century, Bambang Soesatyo. Menurutnya, lambannya presiden dalam menunjuk calon Kapolri dan Jaksa Agung memang menimbulkan tanda tanya bagi DPR dan masyarakat. (J22,K32-25)

Sumber: http://m.suaramerdeka.com/index.php/read/cetak/2010/09/29/125066

Iklan